Periksa Kesehatan Lukas Enembe, Tim Dokter Spesialis dari Singapura Tiba di Jayapura

Chandry Andrew Suripatty
Tim dokter Lukas Enembe dari Singapura tiba di Bandar Udara They Eluay, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (11/10/2022). (Foto: Chanry).

Atas alasan sakit tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe hingga kini belum memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi senilai Rp1 miliar. 

Tim dokter asal Singapura tersebut dikepalai Patrick Ang Cheng Ho yang merupakan dokter spesialis jantung, dokter internis, Snooky Tabiliran Lagas  dan Mardiana Binte Ayob. 

Sebelumnya dikabarkan, kondisi Lukas Enembe terus menurun.  Hasil pemeriksaan tim dokter Pemprov Papua menyebutkan tekanan darah Gubernur Enembe tidak stabil dan berada di kisaran 150 hingga 190/100 mmHg.

Dokter Anton Mote selaku tim kedokteran Gubernur Papua pada Senin  (3/10/2022) malam memaparkan hasil tensi darah Lukas Enembe tidak stabil. Pada Senin 3 Oktober 2022, tekanan dasar Gubernur berada di angka 150 hingga 190/100. 

Dengan kondisi yang tidak stabil tersebut, kata dia pihaknya telah berkonsultasi ke dokter Singapura yang melayani Gubernur Enembe dan telah diberikan rujukan untuk melakukan pemeriksaan jantung

"Saya sudah sampaikan kepada DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) di Singapura. Dan mereka melihat hasil-hasil yang saya sampaikan ke sana dan beberapa advice yang diberikan kepada kami untuk melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium terkait jantung," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Pilu Kasus Irene Sokoy di Papua, Ibu Hamil dan Bayi Meninggal usai Ditolak 4 RS

57 tahun lalu

Alasan Sebenarnya Jokowi Absen di Kongres III Projo, karena Pertimbangan Tim Dokter

57 tahun lalu

Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Dorong Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

57 tahun lalu

Jayapura Kembali Mencekam, Ratusan Brimob Siaga di Sejumlah Titik Pertigaan Jalan

57 tahun lalu

Usai Pemakaman Jenazah Lukas Enembe, Situasi Jayapura Kembali Mencekam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal