Perang Antarsuku di Nduga, Polisi: Mereka Pernah Berdamai dan Sudah Bayar Denda

Antara
Masyarakat Jayawijaya yang terlibat perang tradisional. (Foto: Antara).

NDUGA, iNews.id - Polisi mengimbau warga antarsuku di Kabupaten Nduga, Papua, tak lagi berperang karena perkara yang sudah pernah didamaikan. Sebab warga yang bertikai ini sebelumnya telah membayar denda adat.

Kapolres Nduga, Kompol I Komang Budhiartha mengatakan, pertikaian ini lantaran masalah perselingkuhan pada 5 Juli lalu. Namun sudah diselesaikan secara adat dan ada pembayaran denda.

"Kasusnya sudah diselesaikan secara adat di mana masyarakat dari Distrik Wosak sudah membayar denda secara tunai ke masyarakat dari Distrik Iniye yang dilakukan di Kampung Nogolaid," kata Kompol I Komang di Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (19/8/2021).

Kali ini pertikaian kembali terjadi diduga karena ada pihak yang tidak terima dan memprovokasi kembali warga. Dalam peperangan kali ini, ada tiga orang luka-luka terkena panah.

"Anggota sempat mengeluarkan tembakan peringatan karena massa kedua kelompok tidak mau membubarkan diri, bahkan saling melepaskan anak panah," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Haru! Momen TNI dan Warga Gotong Royong Evakuasi Jenazah di Nduga Papua

57 tahun lalu

Sadis! Suami Diduga Selingkuh Bacok Istri di Mimika gegara Dituntut Denda Adat

57 tahun lalu

Pria Mengaku Duda di Karawang Diduga Selingkuhi Istri Orang, Berujung Diamuk Warga

57 tahun lalu

Tangis Ayah Praka Satria yang Gugur di Papua, Kenang Perjuangan Sang Anak 9 Kali Tes Masuk TNI

57 tahun lalu

Identitas Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Nduga, Praka Satria Taopan Putra NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal