Pentolan KKB Temianus Magayang Ditembak saat Penangkapan, Bawa Senpi dan Coba Melawan

Antara
Ilustrasi Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo menangkap pentolan KKB Temianus Magayang. (Foto: ist)

JAYAPURA, iNews.id - Pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Temianus Magayang ditembak saat penangkapan. Dia ditangkap tim gabungan Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo, Sabtu (27/11/2021).  

Direktur Krimsus Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani mengatakan, Temianus Magayang membawa senjata api rakitan yang dilengkapi amunisi saat penangkapan. Selain itu, saat ditangkap dia melawan sehingga polisi terpaksa melumpuhkan dia dengan cara menembak di bagian tubuh yang tidak mematikan.

"Saat ini Temianus Magayang dirawat di RSUD Dekai," ujarnya, Sabtu (27/11/2021). 

Menurutnya, Magayang ditangkap saat bersama empat kawannya. Dia membawa satu senjata api rakitan beserta delapan peluru.

Data yang dihimpun, Magayang terlibat sejumlah aksi berdarah di Kabupaten Yahukimo, Papua. Setidaknya ada 12 aksi kekerasan diawali pembunuhan staf KPUD Yahukimo, Hendrik Jovinski pada 11 Agustus 2020. Kemudian pembunuhan dua personel Batalyon Infanteri Lintas Udara 432 Kostrad serta merampas senjata api organik yang dibawa korban.

Kemudian kasus pembunuhan karyawan PT Indo Papua pada 22 Agustus lalu dan kontak tembak dengan aparat gabungan dari Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal