Pengakuan Warga yang Anaknya Diambil KKB: Kalau Menolak Dihajar Mereka

Andi Mohammad Ikhbal
Pengakuan warga yang anaknya diambil KKB. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) mempersenjatai anak di bawah umur untuk bergabung membuat onar dan teror masyarakat di Papua. Mereka dipaksa ikut komplotan tersebut bila tak mau dihajar habis-habisan.

Pengakuan seorang warga yang anaknya diambil oleh KKB mengatakan, kelompok ini mendatangi warga di kampung-kampung dan mengajak pemuda serta remaja-remaja bergabung.

"Iya, anak saya bergabung (KKB). Tapi tidak serius dia," kata warga tersebut dalam video yang diterima iNews.id hasil rekaman personel TNI Polri di wilayah pedalaman Papua, Minggu (2/5/2021).

Sejumlah pemuda dan remaja di kampungnya, kata dia, terpaksa ikut dalam kelompok bersenjata ini. Sebab mereka akan dihajar habis-habisan oleh mereka bila menolak ikut serta.

"Kepala desa juga dibunuh oleh mereka. Sekarang masih di rumah sakit (jenazahnya)," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal