Pejabat Pemprov Papua yang Akan Maju di Pilkada Serentak Diminta Mengundurkan Diri

Antara
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Muhammad Musaad. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengingatkan para pejabat di lingkungan setempat yang akan maju sebagai calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020 segera melapor. Sesuai aturan yang berlaku, pejabat atas Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut harus mengundurkan diri atau mengajukan pensiun dini.

"Kami mengingatkan kepada pejabat maupun ASN di kabupaten dan kota yang hendak mengikuti pilkada untuk taat kepada aturan berlaku," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Muhammad Musa'ad di Jayapura, Rabu (12/8/2020).

Dia menegaskan, jika ada pejabat yang ikut menjadi peserta pilkada dengan sembunyi-sembunyi, maka akan dikenakan sanksi karena dianggap tidak menaati peraturan perundang-undangan. Sanksi tersebut berupa pemberhentian secara tidak hormat.

"Karena itu, kami mengharapkan jika ada pejabat atau ASN yang menjadi peserta pilkada untuk segera melapor. Orang tersebut harus memenuhi syarat dengan mengundurkan diri atau mengajukan pensiun dini," katanya.

Sejauh ini, dia menyebutkan belum ada pejabat di lingkungan setempat yang melapor dan mengajukan pengunduran diri karena menjadi peserta Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020. Meskipun hingga kini sudah masuk tahapan verifikasi berkas, belum ada ASN yang melapor.

"Hingga kini belum ada yang mengajukan. Jika sudah ada penetapan, maka akan diberhentikan," kata Muhammad Musa'ad.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rumah ASN di Mamasa Dirusak OTK, Polisi Dalami 3 Motif Ini

6 hari lalu

Tegas! Wagub Jabar Sebut ASN yang Terlibat Aktivitas LGBT Bisa Diberhentikan

11 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

11 hari lalu

1.000 Lebih ASN di Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp10 Miliar

11 hari lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal