Pasien Meninggal, Keluarga Pukul Dokter di Papua hingga Dituduh Pembunuh

Antara
Direktur RSUD Jayapura dr Anton Mote didampingi sejumlah dokter spesialis saat memberikan keterangan terkait kasus pemukukan. (ANTARA/Evarukdijati)

Dia menjelaskan, dari laporan yang diterima pasien datang sudah dalam kondisi tidak stabil sehingga diambil tindakan medis dan itu sudah sesuai prosedur dengan ditandatangani keluarga.

Karena kondisi memburuk, pasien kemudian dinyatakan meninggal sehingga keluarga tidak terima dan mengamuk lalu memukul dr James. Ketika itu dr James datang untuk mencoba menyampaikan tindakan medis yang telah dilakukan terhadap pasien.

Saat menjelaskan itulah, seorang di antara anggota keluarga memukul dan mengenai wajah dokter. Seluruh peristiwa itu direkam menggunakan handphone (HP) dan tersebar. Bahkan di dalam video tersebut ada narasi tidak benar dengan menuduh dokter sebagai pembunuh.

"Karena itu kami meminta polisi memproses penyebar video tersebut karena akan berdampak luas," katanya.

Selain itu, pihaknya meminta agar polisi membantu mengamankan paramedis yang bertugas di RSUD Jayapura agar mereka dapat bertugas dengan tenang tanpa diliputi ketakutan.

Saat ini, dr James sudah membuat laporan ke Polda Papua atas pemukulan yang dialaminya dengan didampingi kuasa hukum RSUD Jayapura Allosius Renwarin. Diketahui, ada dua kasus telah dilaporkan ke Polda Papua, yakni pemukulan dan penyebaran informasi melalui video yang tidak benar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Balita Meninggal Diduga Terlambat Rujukan, Ini Penjelasan RSUD Syekh Yusuf Gowa

57 tahun lalu

Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal