Pangdam Cenderawasih Sebut 2 Prajurit Brigif 20 Diduga Terlibat Kasus Mutilasi Belum Jadi Tersangka

Antara
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. (ANTARA/Evarukdijati)

JAYAPURA, iNews.id - Dua prajurit Brigif 20 yang diduga terlibat dalam kasus mutilasi di Timika, Papua, belum ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat dalam perencanaan dan menerima uang.

Namun, kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa berdasarkan keterangan para tersangka, kedua prajurit itu tidak ikut saat eksekusi terjadi.
 
"Namun untuk memastikan keterlibatan kedua prajurit berpangkat tamtama masih didalami oleh penyidik Sub Denpom Timika," ujar Pangdam Cenderawasih seusai membuka turnamen liga santri di Lapangan Den Zipur Waena, Jayapura, Senin. (12/9/2022).
 
Dia meyatakan, tiga dari enam prajurit TNI yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kini ditahan di Pomdam XVII/Cenderawasih di Jayapura. Ketiga prajurit itu di antaranya satu perwira menengah dan dua bintara.
 
Saleh mengungkap ketiga tersangka sudah dalam tahap pemberkasan BAP. Apabila dianggap lengkap, langsung dilimpahkan ke mahkamah militer baik di Jayapura maupun Makassar untuk yang berpangkat pamen.
 
Sedangkan tiga tersangka yang masih berada di Timika, dalam waktu dekat penahanannya dipindahkan ke Pomdam XVII/Cenderawasih di Jayapura.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Baru Kasus Mutilasi di Pacet Mojokerto, Pelaku Ternyata Mantan Santri

57 tahun lalu

Deretan Kasus Mutilasi yang Menggemparkan di Indonesia, Kronologi dan Motifnya

57 tahun lalu

Rekonstruksi Mutilasi Pengusaha Kafe di Malang, Pelaku sempat Doa saat Kubur Kepala Korban 

57 tahun lalu

Ngeri, Bocah SD di Boltim Tewas Dimutilasi, Kepala Ditemukan Terpisah

57 tahun lalu

Kasus Mutilasi Pengusaha Kafe di Malang, Polisi Periksa Keterlibatan Istri Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal