Palsukan Rapid Test di Bandara, 2 Pasien Positif Covid-19 Kabur ke Malang

Antara
Ilustrasi. (Foto: Ist)

Kepala Bandara Domine Eduard Osok Sorong, Rasburhany Umar mengatakan bahwa pengawasan di Bandara Domine Eduard Osok sangat ketat. Apalagi dalam pemeriksaan dokumen kesehatan penumpang oleh pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan.

Setiap penumpang wajib menunjukkan dokumen kesehatan tes cepat non reaktif yang telah dilakukan verifikasi oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan. Jika non reaktif bisa masuk ke dalam ruang terminal Bandara Domine Eduard Osok.

Menurut dia, saat penumpang melakukan check-in petugas maskapai juga akan melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan tes cepat penumpang apakah sudah diverifikasi oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan.

"Jika ditemukan penumpang yang hasil tes cepat reaktif tidak akan diberangkatkan. Jadi saya meragukan dua orang pasien positif Covid19 klaster Lokalisasi Malanu tersebut lolos penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok Sorong," ujar dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Dorong Swasembada Energi di Papua: Tenaga Surya dan Air untuk Daerah Terpencil

57 tahun lalu

TPD Papua Siap Tancap Gas Menangkan Ganjar-Mahfud 1 Putaran di Pilpres 2024

57 tahun lalu

Resmikan Rumah Kebangsaan Indonesia di Jayapura, Kapolda Papua Pesan Jaga Persatuan

57 tahun lalu

Wali Kota Cup Solo 2023, Pebulutangkis Papua Turut Incar Juara

57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal