Menurutnya, selama ini ada kesan jika korban pembunuhan bukan merupakan warga asli Papua, maka pelakunya nyaris tidak tersentuh hukum. Hukum di Timika selama ini terkesan tumpul jika korban warga pendatang.
“Ini kenyataan. Ada banyak kasus pembunuhan dengan korban warga pendatang tidak terungkap. Makanya kami minta keadilan, siapapun pelaku harus ditangkap dan diproses dengan seadil-adilnya," ucapnya.
Syamsuddin mengajak semua komponen di Mimika hidup bersama secara berdampingan dengan menjaga kedamaian dan situasi yang kondusif. Jika ada pihak tertentu yang mengetahui keberadaan pelaku, diharapkan memberitahu polisi untuk dapat diproses.
"Situasi keamanan di Kota Timika selama ini cukup bagus, jangan lagi dinodai perbuatan segelintir orang yang memang tidak menghendaki ada kedamaian di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ketua Kerukunan Sunda di Mimika Sofyan menambahkan, agar semua pihak mengambil hikmah dari kejadian pembunuhan terhadap almarhum Sumarna tersebut.