Operasi Militer Penyelamatkan Pilot di Papua Tak Berlebihan, Ini Alasan Panglima TNI

Carlos Roy Fajarta Barus
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Laksamana Yudo Margono. (Foto: Antara).

"Pilot tetap menjadi prioritas kita namun saya tidak mau menggunakan cara militer, cara-cara perang karena memang nanti kalau perang pasti banyak ruginya. Pasti banyak penduduk banyak masyarakat yang menjadi korban karena memang sengaja digunakan mereka sebagai tameng," katanya.

Yudo mengaku ingin mengutamakan keselamatan masyarakat di tanah Papua dan tidak mudah terprovokasi serangan KKB.

"Jadi kita harus terus berhati-hati dan mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat dan juga kami mengutamakan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, dan juga pemda para bupati. Semua pihak akan berusaha semaksimal mungkin supaya tidak timbul korban jiwa," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapten Zulmi Gugur di Lebanon, Panglima TNI Jamin Hak Keluarga dan Kenaikan Pangkat

57 tahun lalu

Update Korban Longsor Cisarua, 19 Prajurit Marinir Dievakuasi 3 Masih Hilang

57 tahun lalu

2 Polisi Gugur Tertabrak Truk di Cisarua, Panglima TNI: Sedang Diselidiki

57 tahun lalu

Kapolri Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Tekankan Sinergi TNI-Polri untuk Indonesia Emas 2045

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal