Oknum TNI di Sorong Diduga Aniaya Warga hingga Tewas, Berujung Pemalangan Jalan

Chanry Andrew Suripatty
Massa memalang jalan buntut warga tewas diduga dianiaya oknum TNI AD di Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (16/2/2025). (Foto: iNews/Chanry Suripatty)

"Kalau orang itu bersalah bawa ke aparat hukum jangan main hukum rimba. Ini namanya semena-mena, kita malah terancam dengan kehadiran aparat. Tidak ada hukum lagi di Papua," ujar Leonard, Minggu (16/2/2025).

Sementara Kapenrem 181 PVT Mayor Infanteri Bambang Triyono menegaskan, pihak tni saat ini sedang menyelidiki dugaan keterlibatan oknum tni dalam peristiwa tersebut.

"Kejadian penganiayaan ini masih tahap pendalaman. Apabila terbukti ada anggota melakukan pelanggaran, pastinya akan kita tindak," kata Mayor Bambang.

Sebelumnya, perwakilan keluarga korban bersama TNI mediasi di Polres Sorong. Mediasi ini dipimpin Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Tabhaa.

Dari hasil mediasi tersebut, pihak tni dan keluarga korban bersepakat untuk dilakukan denda adat Papua. Selain itu penegakan hukum tetap diberlakukan kepada oknum TNI terduga pelaku penculikan dan penganiayaan yang berujung korban Abner Kareht meningggal dunia.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gadungan Culik Penghuni Kos di Semarang, Rampas Motor dan Ponsel

57 tahun lalu

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

57 tahun lalu

Massa Bakar Kantor dan Mes Perusahaan Sawit di Labura usai Warga Tewas Diduga Dianiaya

57 tahun lalu

Warga Labura Diduga Tewas Dianiaya, Keluarga Bawa Jenazah ke Polsek Minta Keadilan

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal