Oknum Pimpinan Ponpes di Sorong Jadi Tersangka Pencabulan 3 Santriwati, Langsung Ditahan

Chanry Andrew Suripatty
Kapolres Sorong AKBP Yohanes Agustiandaru Rahardian. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

SORONG, iNews.id - Oknumpimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi'iyah berinisial K di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia langsung ditahan penyidik Polres Sorong.

Kapolres Sorong AKBP Yohanes Agustiandaru Rahardian mengatakan, penahanan dilakukan setelah status terlapor K dinaikkan menjadi tersangka dalam kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap tiga santriwati

"Sudah ditahan penyidik Polres Sorong guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Kapolres, Rabu (30/8/2023). 

Hasil pendalaman, kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan K terhadap tiga santriwati terjadi pada 2014 hingga 2019. Namun para korban baru melapor ke Polres Sorong pada tanggal 28 dan 29 Agustus lalu.

"Saat itu mungkin ada ketakutan sehingga tidak berani melapor. Setelah sudah tidak lagi di pesantren, korban baru berani melapor polisi," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu

10 hari lalu

Pelatih Renang di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Murid Laki-Laki Sesama Jenis

11 hari lalu

Investasi Bodong di Bengkulu, 145 Orang Jadi Korban dengan Kerugian Rp6,5 Miliar

14 hari lalu

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Sorong Papua Barat Daya, Getaran Terasa Cukup Kuat

14 hari lalu

Pemuda Cabuli Remaja Disabilitas di JPO Cirebon Tak Berkutik saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal