Lesma menjelaskan, Satgas kaki telanjang yang direkrut itu ditempatkan di Kabupaten Paniai, Mimika, Keerom, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Satu tim terdiri atas lima sampai enam orang.
"Masing-masing profesi kesehatan, seperti tenaga bidan, gizi, dan tenaga kesehatan lingkungan," ujar dia.
Tim satuan tugas kaki telanjang ini, tidak melakukan pelayanan kesehatan di rumah sakit tetapi ada di masyarakat dan melakukan identifikasi dari rumah ke rumah, untuk melakukan penyuluhan kepada warga.