Menko PMK Ungkap Ada Pejabat Coba Tutupi Bencana Kelaparan di Papua Tengah

erfan erlin
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy. (MPI/Erfan Erlin)

Hasil analisis, warga tersebut diare karena merekoa mengonsumsi tanaman umbi-umbian yang membusuk. Umbi-umbian tersebut membusuk akibat cuaca ekstrem usai kemunculan kabut es.

"Ya meski busuk dan penuh bakteri berbahaya, tetapi tetap dikonsumsi karena tidak ada pilihan lain. Ya meninggal lah dia," ucapnya.

"Lha kenapa kok makan umbi-umbian yang sudah membusuk? Karena enggak ada yang tidak busuk. Kalau ada yang tidak busuk, kok makan yang busuk, pasti anehkan," katanya lagi.

Kendati demikian, Menko PMK mengklaim bencana kelaparan di Papua Tengah sudah tertangani. Saat ini setiap hari sudah dipasok bahan pangan, sebagaian bisa langsung ke warga Distrik Agaundume 

Stok bantuan bahan pangan sebagian ditempatkan di Bandara Sina, distrik yang berdekatan dengan lokasi bencana. Hanya saja meski sudah ditaruh di Sina, masih harus diambil melalui jalan kaki selama 2 hari 1 malam.

"Karena itu kami upayakan sekarang ini semaksimal mungkin bantuan pangan bisa diturunkan di Bandara Agandugume," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

4 hari lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

17 hari lalu

Penembakan di Intan Jaya Papua, Seorang Ibu Hamil Tewas

25 hari lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

26 hari lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal