Masyarakat Adat Tambrauw Palang Kantor Dinkes, Protes Penahanan Tersangka Korupsi

Chanry Andrew Suripatty
Masyarakat adat protes penetapan tersangka dugaan korupsi dinkes. (Foto: iNews).

TAMBRAUW, iNews.id - Masyakarat adat Tambrauw memalang kantor dinas kesehatan (dinkes) protes karena ada penetapan tersangka dua kerabat mereka. Aksi ini merupakan buntut dari kasus dugaan korupsi speed boat puskesmas keliling

Dalam kasus tersebut, dua orang tersangka ditahan peyidik sejak 18 Oktober 2021 lalu. Mereka merupakan putra adat Tambrauw, masing-masing berinisial PT dan OB, sama-sama pejabat dinas kesehatan.

Kini kedua tersangka korupsi tersebut telah ditahan pihak penyidik sejak 18 Oktober 2021 lalu. Masyarakat adat menggelar aksi, meminta kejaksaan membebaskan kedua putra adat tersebut.

"Keduanya sengaja dijadikan tumbal dalam kasus ini. Mereka harus segera dibebaskan, kami siap memberikan jaminan, jika keduanya tidak bersalah," kata seorang peserta aksi di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Minggu (7/11/2021). 

Dalam aksinya tersebut masyakarat adat memasang bambu adat sebagai bentuk sumpah adat kepada Pemerintah Tambrauw dan pihak keamanan.

Sementara itu perwakilan masyakarat Adat, Augustinus mengatakan, warga menuntut keadilan bagi kedua orang tua mereka yang juga merupakan anak adat Tambrauw dengan cara menggelar aksi unjuk rasa.

"Puskesmas ini bukan pekerjaan fiktif. Melainkan adanya keterlambatan dalam pengadaan barang tersebut," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

5 DPO Penyerangan Tambrauw Menyerahkan Diri usai Negosiasi dengan Komnas HAM Papua

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

4 Pejabat KPU Tanjung Balai Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,2 Miliar Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal