Mantri Patra, Petugas Kemanusiaan yang Gugur dalam Pengabdian di Pedalaman Papua

Antara
Jenazah Patra Kevin Marinna Jauhari yang dianugerahi anumerta ASN Kesehatan oleh Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat, saat disemayamkan. (Foto: Facebook)

WASIOR, iNews.idMantri Patra, begitu bungsu dari empat bersaudara asal Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, biasa disapa. Dia meninggal saat menjalankan tugas memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Pedalaman Wondama, tepatnya di Kampung Oya, Distrik Naikere, sebuah desa terpencil dan terisolasi tanpa akses darat apalagi sarana komunikasi.

Pemuda 31 tahun itu menghembuskan napas terakhir pada 18 Juni silam. Dia wafat karena sakit. Namun jenazahnya baru dievakuasi 22 Juni atau 4 hari pascameninggal. Hal ini lantaran Letak Kampung Oya yang hanya bisa dijangkau dengan helikopter atau berjalan kaki selama berhari-hari sehingga membuat evakuasi terhambat.

Kematian Mantri Patra yang terbilang tragis menjadi keprihatinan banyak pihak. Dia menambah daftar panjang petugas kesehatan yang gugur dalam misi kemanusiaan di pedalaman Papua. Dia meninggal dalam kesendirian, tanpa ada keluarga, teman maupun kerabat yang mendampingi.

Kepala Puskesmas Naikere Tomas Waropen mengatakan, nyawa Patra mungkin dapat tertolong jika pihak dinas kesehatan maupun instansi terkait cepat merespons laporannya. Di mana ketika itu, dia sudah meminta bantuan evakuasi untuk mengirim helikopter saat kesehatan Patra memburuk.

"Kami sudah rapat sampai tiga kali dengan Dinas Kesehatan, Kesra dan Pak Sekda. Tapi tetap tidak ada jalan. Sampai akhimya dia sudah meninggal baru helikopter bisa naik," ujar Waropen, Minggu (23/6/2019).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas 3 Korban Tewas Ambulans Tabrak Truk di Tol Pekanbaru, Salah Satunya Perawat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M5,1 Guncang Ransiki Manokwari Selatan, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Kasus Bayi Nyaris Dibawa Orang di RSHS Bandung, Sang Ibu Laporkan Perawat ke Polisi

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Magnitudo 4,3 Guncang Ransiki Manokwari Selatan

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal