JAYAPURA, iNews.id - Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, menjelaskan kronologi pembakaran pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Aksi anarkistis tersebut bermula saat pesawat hendak take off.
Dia mengatakan, pesawat lepas landas dari Bandara Nabire pada pukul 07.00 WIT Rabu (6/1) menuju Kampung Pagamba, Distrik Mbiondoga, Kabupaten Intan Jaya, dengan membawa dua orang penumpang dan bahan kebutuhan pokok atau bahan makanan.
"Namun saat hendak mendarat di Bandara Kampung Pagamba, kondisi cuaca tidak mendukung sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke Nabire," kata Irjen Pol Paulus di Kota Jayapura, Papua, Jumat (7/1/2021).
Selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIT, pesawat terbang Quest Kodiak itu kembali terbang dari Bandara Nabire menuju Bandara Kampung Pagamba, Intan Jaya, dan berhasil mendarat secara mulus.
Saat pesawat terbang Quest Kodiak dalam posisi berhenti di landasan, tiba-tiba muncul sekitar 10 orang tidak dikenal dari balik semak-semak sekitar bandara dengan menenteng sejumlah senjata api laras panjang dan laras pendek.