Kronologi Kerusuhan di Wamena Tewaskan 9 Orang, Diawali Isu Penculikan Anak

Chanry Andrew Suripatty
Edy Siswanto
Kerusuhan di Wamena yang dipicu isu penculikan anak menyebabkan sejumlah bangunan dibakar dan 9 orang tewas. (Foto : iNews/Edy Siswanto)

Kerusuhan menyebar dan massa membakar serta merusak ruko Jalan Trans Kimbim tepatnya di Kampung Lantipo. Total ada 8 ruko yang dibakar.

Kemudian pada sore hari ada empat orang dari massa rusuh terkena tembakan. Dua orang terkena tembakan di dada dan dua di kepala serta satu orang dilaporkan meninggal dunia. Para korban luka-luka dievakuasi menuju RSUD Wamena.

Menjelang malam, massa yang bertahan melakukan pemalangan Jalan Irian, menuju Lanny Jaya, lalu di jalan Elekma arah Napua di Sinakma dan arah Honai Lama.

Sementara aparat melakukan blokade di tiga arah Sinakma dan juga ruas jalan menuju Kota Wamena, tepatnya di Jalan Irian Atas agar kerusuhan tidak merembet ke dalam kota.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya suatu informasi apalagi menyebarkan isu yang belum pasti kebenarannya. Sebab hal itu bisa berdampak kepada masyarakat luas dan menyebabkan kerugian bagi diri sendiri serta orang lain.

"Saat ini Personel Polres Jayawijaya bersama BKO Brimob yang dibantu personel BKO Kodim 1702 Jayawijaya masih berjaga di tempat kejadian perkara (TKP)," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal