Kotak Hitam Pesawat Twin Otter Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Kamis

Nathan Making
Antara
Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban pesawat Twin Otter yang jatuh di kawasan pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika. (Foto: iNews.id/Nathan Making)

"Untuk download-nya hanya 1-2 jam selesai. Tapi untuk menerjemahkan apa yang ada di situ, itu butuh waktu. Peraturan internasional memberi waktu ke KNKT selama 12 bulan," kata Chaerudin.


Sehubungan dengan itu, Chaerudin menyatakan belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan pesawat Twin Otter PK CDC pekan lalu itu.

"Kalau ditanya mengapa sampai terjadi kecelakaan pesawat ini, saya belum bisa jawab. KNKT bicara apa adanya," jelas Chaerudin.

Adapun mengenai peralatan Emergency Locator Transmitter (ELT) pesawat Twin Otter PK CDC yang tidak mengeluarkan signal, Chaerudin mengatakan hal itu bisa terjadi lantaran peralatan tersebut rusak atau hancur atau antenanya terputus saat terjadi benturan.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah empat korban kecelakaan pesawat Twin Otter PK-CDC di kawasan pegunungan Distrik Hoeya ke Ilaga dan selanjutnya dibawa ke RSUD Mimika di Kota Timika.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal