"Penangkapan terhadap Philip Kobak alias Nenak Kobak merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan Satgas Gakkum terhadap jaringan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Yahukimo," ujarnya, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, tersangka diketahui memiliki peran sebagai Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah tersebut.
Tersangka diduga terlibat dalam pembacokan terhadap Muhammad Syarif pada 11 Januari 2026 serta pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada 14 Februari 2026.
Saat penangkapan, aparat mengamankan sejumlah barang dari tangan tersangka, di antaranya uang tunai sekitar Rp1.135.000, satu unit handphone merek ITEL warna pink, satu tas hitam bertuliskan Summit Series, satu noken hijau, satu senter, serta satu charger handphone.
Tim Satgas juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Jalan Gunung, Kampung Tomon 2, Dekai. Dari lokasi tersebut ditemukan sejumlah barang bukti berupa 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 2 butir amunisi kaliber 9 mm, busur dan 31 anak panah, 4 parang, 3 kapak, satu sangkur, dua pisau dapur serta puluhan selongsong amunisi.