Dia menyampaikan, latihan tersebut mewujudkan keterpaduan antarsatuan TNI AL (Alutsista dan Satuan Mako) di jajaran Koarmada III serta meningkatkan sinergitas TNI AL (Koarmada III) bersama instansi samping dalam melaksanakan evakuasi korban kecelakaan di laut.
Adapun dalam pelaksanaan latihan diikuti sebanyak 715 personel gabungan TNI Polri, KPLP Sorong, SAR Sorong, KSOP Kelas 1 Kota Sorong, BMKG Sorong dan Tenaga Medis Wilayah Sorong.
Alutsista dan material yang mengikuti latihan tersebut yakni KRI Gulamah-869, KRI Tatihu-853, KRI Sura-802, KAL Wayag, KALl Tornado, Patkamla Jefman, TD Umsini, TD Irau, G7 Lantamal XIV, X2 Lantamal XIV, RBB Satkopska Koarmada III dan KP Polairud
KN SAR RB 221 serta 14 ambulans di wilayah Kota/Kab Sorong.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, skenario latihan yakni melaksanakan SAR di perairan Sorong yang diawali dengan terjadi kecelakaan laut berupa kebakaran kapal penumpang, kemudian bocor dan tenggelam sehingga banyak penumpang menjadi korban karena meloncat dan terjebak.