KKSB Culik 1 Anggota Polri di Puncak, Polda Papua Upayakan Negosiasi Pembebasan

Chanry Andrew Suripatty
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal. (Foto: dok iNews)

PUNCAK JAYA, iNews.id – Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengupayakan proses negosiasi untuk pembebasan seorang anggotanya yang diculik Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak, Senin (12/8/2019). Korban penculikan yakni Briptu H, yang merupakan anggota Satgas Gakkum wilayah Ilaga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini Kapolres dan Bupati Puncak Jaya, serta tokoh masyarakat sedang mengupayakan negosiasi. Mereka berkomunikasi dengan KKSB yang menculik Briptu H.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan aparat TNI untuk melakukan pendekatan terhadap pelaku dan tokoh masyarakat Puncak," ujar Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/8/2019).

Diketahui, pada Senin (12/8/2019) pukul 11.00 WIT, Briptu H dan Bripka AW diserang KKSB di Kampung Mudidok. Bripka AW selamat setelah meloncat ke semak-semak ketika disergap sekitar 10 anggota KKSB. Sementara Briptu H diseret dan diculik kelompok separatis tersebut.

Selanjutnya Bripka AW melaporkan peristiwa penyerangan dan penculikan tersebut ke Posko Induk Satgas Nemangkawi di Kago Kabupaten Puncak atas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal