KKB Serang Petugas saat Evakuasi Pekerja di Yahukimo, 4 Polisi Luka

Chanry Andrew Suripatty
KKB Serang Petugas saat Evakuasi Pekerja di Yahukimo, 4 Polisi Luka (Foto: Istimewa)

YAHUKIMO, iNews.id - Kelompok teroris bersenjata (KKB) menyerang aparat gabungan dari Polres Yahukimo, Satgas Nemangkawi dan Satgas Belukar, saat mengevakuasi pekerja PT Indo Papua di Yahukimo, Senin (23/8/2021). Empat polisi dilaporkan terluka.

Sebelumnya, beberapa sanggota Satgas Nemangkawi singgah di PT Indo Papua guna mengecek dan membantu evakuasi barang-arang milik karyawan untuk diamankan di tempat pengungsian. Usai mengevakuasi barang-barang milik karyawan pasukan gabungan selanjutnya bergeser menuju TKP dua pekerja yang tewas dibunuh. 

Dalam perjalanan menuju TKP tersebut, pasukan gabungan menghentikan satu unit mobil yang mencurigakan menuju Dekai, Ibu Kota Kabupaten Yahukimo. Pasukan gabungan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap mobil tersebut.

Petugas keamanan menemukan tiga unit handphone (HP) yang mencurigakan. HP tersebut selanjutnya diamankan untuk diselidiki lebih lanjut oleh Sat Reskrim Polres Yahukimo. 

Dari informasi yang diterima MNC Portal Indonesia, dalam penyisiran dan evakuasi karyawan tersebut pasukan gabungan mendapatkan gangguan keamanan alias diserang oleh kelompok teroris bersenjata OPM. 

Sekitar pukul 09.10 WIT, pasukan gabungan yang tiba di TKP tepatnya di jembatan kali Braza, ditembak dari arah bukit. Saat itu rombongan membalas tembakan. Saat sudah tidak ada balasan tembakan dari kelompok teroris bersenjata, pasukan gabungan dari Polri tersebut kemudian melanjutkan perjalanan.

Rombongan pasukan gabungan Polri kembali mendapatkan tembakan dari arah sebelah kanan jalan tepatnya di pertigaan jalan Trans Papua Dekai Yahukimo-Tanah Merah. Anggota kembali membalas tembakan. 

Saat sudah tidak ada balasan Tembakan dari KKB Wil Yahukimo anggota melanjutkan perjalanan 100 meter ke depan terdapat satu pohon Yang melintang menghalangi Jalan dan ada 1 Unit motor Honda Blade tanpa nomor polisi. Selanjutnya anggota memotong kayu dengan sensor untuk membuka jalan dan melanjutkan perjalanan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal