Kisah Prajurit Kopassus Lolos dari Maut di Papua, 5 Hari Sembunyi di Tumpukan Mayat

Sindonews
Sucipto
Anggota satuan elite Kopassus dalam sebuah operasi. Tim intelijen Korps Baret Merah bernama Nanggala turut diterjunkan ke Papua untuk menumpas kelompok kriminal bersenjata. (Foto: Penkopassus).

JAKARTA, iNews.id – Kisah heroik ditunjukan para prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang sebelumnya bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) dalam merebut Papua dari Belanda. Mereka rela tidur di tumpukan mayat selama lima hari hingga harus digigit semut merah.

Keberanian pasukan elite TNI AD itu membuat Belanda mati kutu hingga memaksa Negeri Kincir Angin itu angkat kaki dan menyerahkan Tanah Papua kepangkuan Ibu Pertiwi. 

Setelah Belanda menyerah, prajurit Kopassus kembali dihadapkan aksi kelompok bersenjata peninggalan Belanda yang memberontak dan ingin memisahkan diri dari NKRI.
  
Dikutip dalam buku “Sintong Panjaitan: Perjalanan Prajurit Para Komando” diceritakan bagaimana Sintong harus berjuang keras menundukkan kelompok pemberontak Lodewijk Mandatjan yang mengacau di Papua. 

Hal itu menyebabkan 14.000 orang terpaksa masuk ke hutan untuk menghindari kekerasan oleh kelompok bersenjata Lodewijk.Perjuangan Sintong pun melakukan pembersihan dan pengamanan akhirnya berhasil. 

Meski begitu, ada peristiwa menegangkan ketika nyawa Sintong nyaris saja melayang saat sebutir peluru melintas di atas kepalanya.  

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Dorong Swasembada Energi di Papua: Tenaga Surya dan Air untuk Daerah Terpencil

57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Identitas 3 Prajurit Kopassus Korban Luka Kerusuhan Yalimo, Sempat Dikepung di Pos Maleo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal