Kisah Pencari Kayu di Hutan Papua Temukan Bangkai Pesawat yang 75 Tahun Hilang

Rahman
Warga berjalan kaki di areal hutan Papua. (Foto: Antara).

"Saat kami dekati, ternyata bangkai pesawat tempur Australia yang merupakan salah satu pesawat sekutu pada zaman perang dunia ke-II," kata Adi Husen saat menemukan pesawat tersebut 2018 lalu.

Menurut dia, butuh waktu dua hari perjalan dari Kota Fakfak untuk sampai ke lokasi bangkai pesawat ini ditemukan di Kampung Seboru. Kondisi medan juga masih belukar dan belum bisa dilalui kendaraan, sehingga harus ditempuh dengan berjalan kaki. 

Pesawat tersebut kemungkinan jatuh karena ditembak pasukan tentara Jepang lantaran terbang terlalu rendah. Pesawat dari Australia ini membawa bahan peledak, senjata dan juga amunisi yang dibawa dari Australia menuju ke Kabupaten Sorong.

Namun karena terjatuh di pedalaman hutan, pesawat yang mengalami kecelakaan pada 1943 itu tidak pernah ditemukan hingga akhirnya didapati oleh para pencari kayu di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Pesawat Tempur dan Helikopter TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera

57 tahun lalu

Pesawat Jet Tempur TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera, F-16 dan Super Tucano

57 tahun lalu

Operasi Serangan di Lumajang, TNI AU Kerahkan Puluhan Pesawat Tempur hingga Kopasgat

57 tahun lalu

Lanud El Tari Kupang Diproyeksikan Jadi Pangkalan Pesawat Tempur TNI AU

57 tahun lalu

Mengenal Dingiso atau Bakaga, Binatang Sakral dan Langka dari Hutan Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal