Kisah Desmon Tutu, Pastor Penentang Apartheid dan Penjajahan Israel di Palestina

Edy Siswanto
Desmon Mpilo Tutu, seorang pastor dan tokoh Kristen dari Afrika Selatan yang dicintai masyarakat negaranya dan dunia (Istimewa)

"Desmond Tutu menegaskan bahwa Perjuangan membela Palestina bukan merupakan urusan agama, namun lebih pada urusan moral dan kemanusiaan. Menurut Tutu penjajahan Israel adalah repetisi atau pengulangan terhadap cara kerja Apartheid. Ada kekerasan sistemik dan ketidakadilan hukum. Ada kepentingan korporasi kapitalis di balik proyek klaim keagamaan itu," kata Nur.

Kemanusiaan (al-Insaniyah) yang diperjuangkan oleh Tutu adalah pesan profetik dan ruh agama yang harus dibumikan oleh siapapun yang mengaku dirinya beriman. Dalam konteks yang lebih luas kemanusian juga harus menjelma dalam filosofi berbangsa dan bernegara terlebih hal itu merupakan amanah konstitusi, Kemanusiaan yang adil dan beradab.  

Artinya, negara hendaklah menjadi isntrumen yang mampu melindungi dan mengayomi rakyatnya. Bukan sebaliknya, negara menjadi instrumen yang melakukan aksi kekerasan, penindasan dan segala bentuk ketidak adilan yang bisa merusak nilai-nilai kemanusiaan di tengah rakyatnya. 

"Dalam konteks Palestina, eskalasi politik yang terjadi di Palestina, menurut Tutu salah satunya karena selama ini kebijakan-kebijakan agresor Israel tidak mempunyai ruh al-insaniyah," katanya.

"Spirit kemanusiaan yang dalam bahasa Desmon Tutu apabila menjadi instrumen kebijakan niscaya akan mampu menciptakan kohesifitas sosial, perdamaian, keharmonisan dan keadilan. Sehingga mimpi mewujudkan ‘Rainbow country’ sebuah negeri ideal dengan multi ras secepatnya niscaya mampu terwujud. Wallahu A’lam Bis Shawab," tutupnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

57 tahun lalu

Prajurit TNI asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Keluarga Tunggu Kepastian Kepulangan Jenazah

57 tahun lalu

Suasana Rumah Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Bersiap Sambut Jenazah

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Kesan Presiden Afsel Usai Santap Kuliner Khas Nusantara Sulut hingga Kalsel di Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal