Kecam Penembakan Guru di Beoga Papua, Yayasan Keadilan Minta Bentuk Tim Investigasi

Edy Siswanto
Petugas mengevakuasi jenazah guru SMP yang ditembak KKB di Distrik Beoga, Puncak, Papua. (Foto: MNC Portal)

JAYAPURA, iNews.id - Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua Theo Hesegem mengecam aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap dua guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Theo meminta tim gabungan menginvestigasi mendalam dari berbagai pihak untuk mengungkap kasus itu. KKB atau OPM kata Theo harus tahu bahwa guru adalah aset pendidikan bagi anak-anak Papua.

"Perlu ada tim gabungan yang melibatkan dari perbagai pihak untuk melakukan Investigasi mendalam terhadap penembakan dua guru yang merupakan sebagai pengajar,” kata Theo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/4/2021).

Tim gabungan yang dimaksud Theo yakni dibentuk indefpnden dan profesional melibatkan pihak gereja, LSM, Komnas HAM, termasuk pemerhati HAM. Sehingga kerja juga dapat terukur dan profesional. 

Theo menegaskan penyesalannya atas kasus pembunuhan dua g guru yakni Oktovianus Rayo dan Stevanus Rendeng oleh KKB. Kedua guru tersebut adalah masyarakat sipil dan tidak tahu masalah. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Remaja di OKI Tewas Ditembak Teman saat Live TikTok Pakai Pistol

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Koops TNI Habema Buru KKB OPM Bunuh 8 Pendulang Emas di Yahukimo

57 tahun lalu

TNI Kirim Helikopter Evakuasi 8 Pendulang Emas Tewas Diserang OPM di Yahukimo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal