"Sekitar pukul sepuluh malam setelah air pasang, kapal langsung keluar dan meninggalkan lokasi kejadian, informasinya kapal tersebut menuju Pulau Batanta," ujar dia.
Tinus meminta pemerintah daerah (pemda) segera bertindak tegas atas kejadian ini. Sebab, selain merusak karang, peristiwa tersebut juga merugikan masyarakat pemilik ulayat lokasi wisata.
"Sebelumnya pernah terjadi saat Kapal Pesiar Caledonia Sky menabrak ribuan hektar karang di Pulau Kri pada 2017 lalu. Namun hingga kini belum ada kejelasan lagi atas peristiwa itu," ujar dia.
Kapal pesiar, Aqua Blu, kandas setelah menabrak karang di perairan Pulau Wayag, Distrik Waigeo Barat Darata, Kabupaten Raja Ampat, Papua, Rabu (18/12/2019) kemarin. Penyebabnya diduga karena awak kapal tak menguasai medan laut.