SORONG, iNews.id - Kapal yang tenggelam di perairan Sorong - Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (7/9/2019) diduga akibat cuaca buruk. Gelombang tinggi menghantam kapal berpenumpang 20 orang tersebut hingga membuat kapal terbalik.
Kasat Polair Polres Raja Ampat, Ipda Haruni Hehega mengatakan, dalam insiden ini dua orang meninggal dunia. Sedangkan 18 lainnya selamat dan telah dievakuasi ke kampung Samate Salawati Tengah Kabupaten Raja Ampat.
"Kemungkinan dikarenakan cuaca buruk sehingga perahu terbalik," kata Haruni kepada wartawan di Raja Ampat, Papua Barat.
Laporan yang diterima, kapal tersebut berangkat dari Kampung Samate Salawati Raja Ampat menuju Sorong pukul 07.00 WIT. Kemudian, dalam perjalanan kapal dihantam gelombang tinggi.
Kepala Basarnas Kota Sorong, Sunarto mengatakan, kapal dihantam ombak tinggi saat melintas di perairan Pulau Jefman dan Pulau Soop Sorong sekitar pukul 09.00 WIT.