“Ada 80-an lebih, tetapi akhirnya dipilih kata Nusantara tanpa kata jaya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Panja RUU IKN Ahmad Doli Kurnia meminta agar menyiapkan penjelasan detail mengenai nama Nusantara.
Menurutnya, penting dilakukan untuk menambah pengetahuan meskipun Panja RUU IKN menyepakati penamaan tersebut. "Saya juga meminta pemerintah menyiapkan penjelasan agar Pasal 1 ini tidak multitafsir. Saya menilai IKN adalah statusnya namun namanya Nusantara," katanya.