Helikopter Pengangkut Jenazah Prajurit TNI yang Gugur Ditembaki KKB

Chanry Andrew Suripatty
Helikopter TNI yang mengangkut prajurit tewas dan terluka dalam kontak senjata di Nduga, Papua. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

WAMENA, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal melakukan penyerangan terhadap warga sipil dan aparat keamanan. Salah satu helikopter milik TNI yang melakukan evakuasi jenazah Serda Handoko diserang di Pos TNI PAM Rawan/755 Yalet, di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (5/12/2018) siang. Baling-baling helikopter sempat terkena tembakan. Namun evakuasi jenazah Serda Handoko yang di-back up team Nanggala berhasil dilakukan.

Jenazah Serda Handoko langsung dievakuasi dari Distrik Mbua ke Bandara Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, untuk selanjutnya diterbangkan ke Timika, Kabupaten Mimika. Selain membawa jenazah Serda Handoko, heli TNI juga membawa Pratu Sugeng, prajurit yang tertembak di bagian lengan.


Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIT, tiga unit helikopter dengan tim Naggala berangkat dari Kabupaten Mimika menuju ke Puncak Kabo, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, yang merupakan lokasi pembantaian pegawai PT Istaka Karya. Saat tim berada di lokasi Puncak Kabo, helikopter mendapat tembakan dari arah puncak sehingga tim Nanggala melakukan tembakan balasan.

“Karena ada tembakan dari arah Puncak Kabo, maka Tim Nanggala melakukan tembakan balasan dari helikopter. Ada satu helikopter jenis Bell yang baling-balingnya terkena tembakan dari kelompok KKB,” ujarnya.

Karana bahan bakar akan habis, akhirnya helikopter melakukan refueling (pengisian BBM) sekaligus evakuasi jenazah prajurit TNI Serda Handoko. “Jadi jenazah sudah dievakuasi ke Kenyam selanjutnya akan dibawa ke Timika,” ujarnya.

Diketahui, Serda Handoko merupakan prajurit yang bertugas di Pos TNI 755/Yalet Mbua. Dia gugur saat pos tempatnya bertugas diserang kelompok pemberontak.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Remaja di Jayapura Tewas Diduga Dibakar Ibu Angkat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal