Harga BBM Mahal dan Stok Terbatas, Sopir Angkot di Jayapura Mogok Beroperasi 

Edy Siswanto
Sopir angkutan kota (angkot) wilayah Kota Jayapura mogok beroperasi. (Foto: Edy Siswanto).

Menurutnya, Organda telah melayangkan usulan penyesuaian tarif kepada Pemkot Jayapura, namun hingga kini belum ada penerapan atau tindak lanjut.

"Teman-teman ini tidak sanggup lagi untuk beli BBM dengan harga yang begitu mahal dan antre yang begitu sulit. Ada Pertamax dan Dexalite tetapi tidak sesuai. Kami minta pemerintah bisa memahami kondisi kami," katanya.

Sementara untuk kenaikan tarif, lanjut dia usulan yang disampaikan besaran 20 - 40 persen dari harga saat ini. Namun pihak sopir angkot tetap mengacu pada tarif yang nantinya ditetapkan pemerintah.

"Artinya pemerintah kami harapkan paham dengan kondisi kami, sudah penumpang sepi, baru habis Covid-19 lagi, ditambah kondisi BBM yang mahal.  Sehingga kami para sopir memilih tidak narik. Kami tidak membuat aksi apa-apa, hanya tidak narik," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Layanan Bus Sekolah Gratis di Gunungkidul Terpangkas

57 tahun lalu

53 Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi di Jateng, 60 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Sopir Truk Penyebab Laka Beruntun di Bangkalan, Diduga Angkut Solar Ilegal

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk Tabrak Angkot di Bandung Barat, 11 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Kejari Tebing Tinggi Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi BBM DLH

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal