FAKFAK, iNews.id - Sejumlah anggota Satpol PP yang berstatus honorer di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menuntut agar diprioritaskan menjadi CPNS. Mereka sudah bekerja hampir 10 tahun, namun statusnya tetap sebagai tenaga kontrak.
Pernyataan ini disampaikan saat para honorer ini mendatangi rumah jabatan Bupati Fakfak dan mediasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Ali Baham Temongmere, Senin (28/9/2020).
"Kami minta diperhatikan dan diprioritaskan, karena sudah bekerja selama sembilan tahun enam bulan," kata seorang honorer saat mediasi tersebut, Mohammad Rifai Hendy, Selasa (29/9/2020).
Sementara Sekda Ali Baham mengapresiasi kinerja dan loyalitas para pegawai honorer Satpol PP selama hampir 10 tahun terakhir. Namun hasil CPNS 2018 ini sudah menjadi keputusan pemerintah pusat.
"Namun aspirasi ini akan menjadi perhatian untuk formasi CPNS 2019 mendatang," ujar dia.