Dibayar Rp100.000, Ini Pengakuan Tukang Ojek Antar Gubernur Lukas Enembe Berobat ke Papua Nugini

Edy Siswanto
Gubernur Papua usai dideportasi dari Papua Nugini karena masuk secara ilegal. (Foto: Antara).

Selepas mengantar Gubernur Lukas Enembe bersama rekannya, Hendrik mengaku dibayar Rp100.000 dan sempat hendak dikembalikan karena kebanyakan. Sebab, tarif biasa hanya 2 Kina atau setara dengan Rp8.000 ribu dihitung kurs rupiah ke mata uang Kina saat ini sekitar Rp4.000.

“Habis antar mereka, saya dibayar Rp100.000. Saya bilang ini kebanyakan, tapi penumpang bilang ambil saja,” ucapnya.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui telah menyalahi Undang-Undang Keimigrasian terkait dokumen pelintas batas negara Nomor 6 Tahun 2011.

Lukas juga sadar dan mengakui jika apa yang dilakukannya salah. Gubernur mengaku jika dirinya ke PNG untuk berobat.

"Saya pergi berobat, saya sakit tidak ada yang urus saya. Sebenarnya saya salah, saya tahu," katanya.

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di PLBN Skow, Gubernur dan rombongan penjemput langsung meninggalkan perbatasan negara RI-PNG.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Aksi Begal Sadis di Cikarang, Korban Disiram Lem hingga Terancam Buta

57 tahun lalu

Terungkap! 2 Korban Pembunuhan di Mimika Ternyata Tukang Ojek, Tewas Dipenggal

57 tahun lalu

Geger! Sehari Terjadi 2 Pembunuhan Sadis di Mimika Papua Tengah

57 tahun lalu

Ganja dari Papua Nugini Coba Diselundupkan ke Jayapura, 6 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Aparat Gabungan Siaga Penuh Cegah Penembakan Susulan KKB di Puncak Jaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal