Jenazah pilot kemudian diterbangkan ke Timika untuk proses pemulasaraan di Rumah Sakit TNI AD sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan maskapai tempat korban bekerja, PT Associated Mission Aviation (AMA).
Sementara itu, Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyebut operasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan mempertimbangkan kondisi medan.
Selain evakuasi jenazah, TNI juga terus menyisir dan mengejar kelompok pelaku penembakan yang diduga berada di sekitar lokasi kejadian.
“Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum,” ujar Brigjen TNI Riyanto.