Deretan Para Pahlawan Nasional Gagah Berani asal Papua

Donald Karouw
Silas Papare, Pahlawan Nasional asal Papua. (Foto : ist)

2. Silas Papare

Silas Papare lahir di Kepulauan Yapen Waropen pada 18 Desember 1918. Dia dengan gigih dan pantang menyerah berjuang mengusir sekutu dari Tanah Papua.

Silas pernah ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. Pada 15 Agustus 1962, Silas menjadi delegasi Presiden Soekarno dalam New York Agreement yang mengakhiri konfrontasi Indonesia dengan Belanda dalam sengketa Irian Barat. Dalam penandatanganan perjanjian tersebut, Irian Barat resmi bergabung ke dalam bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Silas Papare kemudian diangkat menjadi pahlawan nasional dengan keputusan SK Nomor 077/TK/1993 dan resmi diberikan gelar Pahlawan Nasional pada 14 September 1993.

Silas Papare, Pahlawan Nasional asal Papua. (Foto : ist)

3. Marthen Indey

Marthen Indey lahir pada 14 Maret 1912 di Doromena, Jayapura. Dia merupakan anggota polisi Hindia Belanda yang pernah ditugaskan untuk mengawasi pejuang-pejuang Indonesia yang diasingkan Belanda.

Saat bertugas, Marthen berkenalan dengan tahanan politik Sugoro Atmoprasojo, bekas guru Taman Siswa. Dari perkenalan itu timbul rasa nasionalisme dalam dirinya.

Di kemudian hari, Marthen menjadi salah satu tokoh dalam pembebasan Irian Barat dari penjajahan Belanda. Saat Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora), dia menyusun kekuatan gerilya dan membantu menyelamatkan anggota RPKAD.

Setelah Irian Barat resmi menjadi wilayah NKRI, dia diangkat menjadi anggota MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) mewakili Irian Jaya. Marthen Indey meninggal pada 17 Juli 1986 dan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 14 September 1993 melalui SK Nomor 077/TK/1993.

4. Johannes Abraham Dimara

Johannes Abraham Dimara merupakan Ketua Organisasi Pembebasan Irian Barat pada tahun 1950. Dia pernah menjadi anggota TNI dan melakukan infiltrasi pada 1954. , namun ditangkap oleh tentara Kerajaan Belanda dan dibuang ke Boven Digoel.

Pada tahun 1962, Johannes menjadi salah satu delegasi bersama Menteri Luar Negeri Indonesia dalam Perjanjian New York. Isi perjanjian tersebut mengharuskan Kerajaan Belanda menyerahkan Irian Barat ke Republik Indonesia.

Johannes lahir 16 April 1916 di Korem, Biak Utara dan meninggal pada 20 Oktober 2000 di Jakarta. Dia dianugerahi gelar pahlawan atas jasa-jasanya SK Nomor 052/TK/Tahun 2010 pada 08 November 2010 sebagai Pahlawan Nasional

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal