Demo Rusuh di Wamena dan Jayapura, Ini Respons Gubernur Papua

Chanry Andrew Suripatty
Antara
Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id – Unjuk rasa berujung rusuh dan menelan korban jiwa terjadi di dua lokasi berbeda di Provinsi Papua, Senin (23/9/2019). Peristiwa pertama di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan kedua di Waena, Kota Jayapura.

Merespons dua kejadian tersebut, Gubernur PapuaLukas Enembe meminta kegiatan yang mengganggu stabilitas keamanan harus segera dihentikan.

"Saudara hentikan seluruh kegiatan yang berbau kejahatan. Jika mau sekolah, kembali ke tempat studi kalau daerah itu dianggap aman," ujarnya di Jayapura, Senin (23/9/2019).

Dia mengakui terjadinya gangguan keamanan, baik di Kabupaten Jayawijaya maupun Kota Jayapura sehingga mengakibatkan adanya bentrok.

"Mahasiswa yang eksodus dari kota studi menduduki Universitas Cenderawasih (Uncen) lalu diamankan polisi. Tapi ketika pulang terjadi bentrok dengan anggota TNI/Polri di wilayah Expo Waena," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Pilu Kasus Irene Sokoy di Papua, Ibu Hamil dan Bayi Meninggal usai Ditolak 4 RS

57 tahun lalu

Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Dorong Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

57 tahun lalu

Jayapura Kembali Mencekam, Ratusan Brimob Siaga di Sejumlah Titik Pertigaan Jalan

57 tahun lalu

Usai Pemakaman Jenazah Lukas Enembe, Situasi Jayapura Kembali Mencekam

57 tahun lalu

9 Truk TNI Polri Dikerahkan untuk Masyarakat Kembali usai Hadiri Pemakaman Lukas Enembe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal