Total ada 71 spesies sarang semut dari genus Myrmecodia dan Hypnophytum. Namun dari spesies-spesies tersebut, hanya 3 yang dimanfaatkan untuk pengobatan. Salah satunya Myrmecodia pendans.
Dirangkum dari berbagai sumber, untuk membedakan ciri-ciri sarang semut yang asli bisa melihat dari potongan serbuk. Bila yang palsu halus tipis, berbeda dengan yang asli agak Kasar.
Kemudian dari hasil rebusan saat dituangkan air panas. Bila sarang semut palsu biasanya akan langsung berubah warna menjadi kuning kemerahan. Berbeda dengan sarang semut asli masih bening, namun dengan sedikit warna keruh.
Salah satu yang mudah dikenali yakni dari rasanya. Untuk yang palsu biasa terasa pahit. Sementara sarang semut Papua yang asli tawar berbau tanah. Selanjutnya bila diremas, sarang semut palsu akan mengecil, sedangkan yang asli masih keras.
Tingginya kadar tannin yang terdapat pada tumbuhan ini dapat berfungsi sebagai antibakteri, terutama dalam organ pencernaan. Dengan meminum rebusan sarang semut, dapat menghentikan diare dalam waktu singkat.