Cerita Satgas TNI Didatangi Warga Tak Makan Berhari-hari hingga Jalan Kaki 1,5 Km ke Pos

Antara
Personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS memberikan bantuan makanan kepada wsrga Kampung Mumi yang kelaparan karena kehabisan bahan pangan.(Foto: Antara Papua/HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

WAMENA, iNews.id - Personel TNI Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif RK 751/VJS Pos Kurulu memberikan bantuan kepada warga Kampung Mumi, Kabupaten Jayawijaya yang tak makan beberapa hari. Kepada petugas, warga itu mengaku bahan makanan di rumahnya telah habis.

Komandan Pos (Danpos) Kurulu Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letda Inf Edi Sujianto mengatakan, Pratu Chandra yang sedang berdinas jaga di pos telah didatangi seorang Mama Papusla bernama Yashua (70). Setelah tiba di pos jaga, kemudian Pratu Candra menyambut kedatangan Mama Yashua dengan ramah dengan mempersilakan untuk duduk serta menanyakan maksud kedatangannya.

"Mama Yashua menyampaikan bahwa datang berjalan kaki dari Honainya yang terletak di Kampung Mumi, sekitar 1,5 km dari Pos Kurulu. Kemudian bercerita bahwa suaminya,  Lani Mabel sudah 1 minggu mengidap sakit dan sudah beberapa hari tidak makan karena bahan makanan mereka telah habis," kata Letda Inf Edi Sujianto

Lalu mama Yashua bercerita, bahwa dirinya tidak bisa ke kebun untuk mencari bahan makanan karena harus menunggui suaminya yang sedang sakit. Edi Sujianto mengatakan, setelah mendengar penjelasan tersebut, kemudian Pratu Candra langsung melapor kepada Danpos untuk meminta petunjuk.

"Mendengar hal ini, saya langsung memerintahkan anggota lainnya untuk mengambilkan sepiring nasi yang menjadi menu makanan Prajurit TNI untuk diberikan kepada mama Yashua” katanya.

Satgas TNI kemudian menyiapkan delapan personel untuk melihat keadaan dan kondisi Lani Mabel suami mama Yashua di Honainya.

"Ternyata Mama Yashua dan Bapak Lani Habel hidup hanyalah berdua, karena anak mereka tinggal di Distrik Kobagma, Kabupaten Mamberamo Tengah. Kemudian saya perintahkan personel kesehatan yang ikut datang untuk memeriksa keadaan bapak Lani Habel yang kondisinya sudah tidak bisa berjalan karena faktor usia," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Remaja di Jayapura Tewas Diduga Dibakar Ibu Angkat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal