Cerita Mahfud MD soal Kerusuhan Wamena, Niat Menolong Anak Berujung Petaka gegara Hoaks

riana rizkia
Suasana saat terjadinya aksi massa memicu kerusuhan di Wamena gegara hoaks penculikan anak. (Foto : Antara)

Niat baik itulah yang menjadi awal petaka. Karena ada hoaks yang menyebut mereka akan menculik anak tersebut. Maka, kata Mahfud, warga pun mengepung dua orang tersebut dan terjadilah kerusuhan. 

"Sudah itu tahu-tahu datang orang sekampung datang mengepung orang ini. Orang dua yang mau menolong ini. Karena ada hoaks di situ, ada pengacau datang dari luar, ada perampok, terjadilah kerusuhan di situ. 12 orang meninggal karena hoaks," ucapnya. 

Mahfud menduga ada seseorang yang sengaja menyebarkan berita bohong tersebut agar terjadi kerusuhan. 

"Dan itu kalau di Papua mungkin itu disengaja saja. Ada yang meremote dari jauh, itu siarkan saja itu. Ada penyusup dari luar lalu kerusuhan. Itu tidak ada hubungannya dengan separatisme yang terakhir ini. Ya hoaks murni hoaks. Oleh sebab itu jaga, jangan main-main dengan hoaks. Itu gangguan," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Penculikan Anak di Bandung Barat, Remaja Bawa Kabur Siswi SMP 5 Hari

57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal