Cerita Batu Beranak di Danau Sentani, Diyakini Jelmaan Nenek Moyang Suku Tutari

Edy Siswanto
Batu peninggalan prasejarah di Danau Sentani. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

SENTANI, iNews.id - Saat Danau Sentani mulai surut, ketika itulah sejumlah batu peninggalan prasejarah terlihat jelas. Masyarakat menyebutnya batu beranak, karena seperti melambangkan keluarga.

Tiga batu berjejer di pinggiran danau wilayah Kampung Kwadeware, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, memang tampak seperti satu keluarga.

Batu paling besar dianggap sebagai batu laki-laki, lalu ada batu perempuan dan batu anak. Sebagian warga meyakininya sebagai jelmaan nenek moyang Suku Tutari Sentani.

Peneliti dari Balai Arkeologi Provinsi Papua, Hari Suroto mengatakan, batu ini merupakan benda purbakala peninggalan zaman megalitik yang berada di Danau Sentani.

"Saat air danau surut, batu-batu ini terlihat muncul di permukaan," kata Hari di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura pada Oktober 2020 lalu.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
21 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

24 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

1 bulan lalu

Tragis! Remaja di Jayapura Tewas Diduga Dibakar Ibu Angkat

2 bulan lalu

Polisi Amankan 14 Orang usai Laga Ricuh di Stadion Lukas Enembe

3 bulan lalu

Mahasiswa Dikeroyok hingga Tewas di Hawai Jayapura, 2 Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal