Cerita Batu Beranak di Danau Sentani, Diyakini Jelmaan Nenek Moyang Suku Tutari

Edy Siswanto
Batu peninggalan prasejarah di Danau Sentani. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

SENTANI, iNews.id - Saat Danau Sentani mulai surut, ketika itulah sejumlah batu peninggalan prasejarah terlihat jelas. Masyarakat menyebutnya batu beranak, karena seperti melambangkan keluarga.

Tiga batu berjejer di pinggiran danau wilayah Kampung Kwadeware, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, memang tampak seperti satu keluarga.

Batu paling besar dianggap sebagai batu laki-laki, lalu ada batu perempuan dan batu anak. Sebagian warga meyakininya sebagai jelmaan nenek moyang Suku Tutari Sentani.

Peneliti dari Balai Arkeologi Provinsi Papua, Hari Suroto mengatakan, batu ini merupakan benda purbakala peninggalan zaman megalitik yang berada di Danau Sentani.

"Saat air danau surut, batu-batu ini terlihat muncul di permukaan," kata Hari di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura pada Oktober 2020 lalu.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Amankan 14 Orang usai Laga Ricuh di Stadion Lukas Enembe

57 tahun lalu

Mahasiswa Dikeroyok hingga Tewas di Hawai Jayapura, 2 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Terkini Magnitudo 4,3 Guncang Jayapura Papua

57 tahun lalu

Waduh! Dokter dan Perawat RSUD Yowari Jayapura Dianiaya Keluarga Pasien

57 tahun lalu

Usai Teror Penembakan KKB, 9 Guru dan Perawat di Koroway Dievakuasi ke Sentani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal