Buru Kelompok di Yahukimo, Personel Gabungan Sita Ratusan Panah dan Senjata Tajam

Edy Siswanto
Sindonews
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi saat melaksanakan press rilis di Yahukimo. (Edy Siswanto/Sindonews)

YAHUKIMO, iNews.id - Personel gabungan Polda Papua, Polres Yahukimo, Brimob dan TNI menggelar operasi penyisiran di dekat lokasi tewasnya Jauzan alias Yauzan pekerja batu bata di Jembatan Kali Buatan, Jalan Gunung Dekai, Yahukimo. Operasi ini dilakukan untuk memburu kelompok yang membunuh Yauzan.

"Polres Yahukimo yang dibantu TNI sangat serius dalam menangani kasus ini, dimana seluruh Jajaran Reskrim Polda, Polres, Intelijen Polda, Polres dan TNI turut membantu untuk mengungkap kasus ini, " kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Sabtu (29/8/2020).

Waterpauw mengatakan, dari enam kali penyisiran, petugas gabungan mengamankan barang bukti berupa busur panah sebanyak 38 buah; busur tanpa tali sebanyak 46 buah; tali busur sebanyak 33 buah; anak panah sebanyak 352 buah; anak panah tanpa mata sebanyak 107 buah dan mata anak panah sebanyak 121 buah.

Selain itu, kata Waterpauw, disita pisau dari tulang kasuari tiga buah; parang sebanyak 33 buah; sangkur atau pisau sebanyak 33 buah; kapak sebanyak 14 buah; linggis sebanyak 2 buah; senapan angin sebanyak 10 buah; HT sebanyak 6 buah; Cas HT sebanyak 2 buah; handphone sebanyak 6 buah; satu buah kain yang bercorak bintang kejora; 1 buah gitar ukulele; 10 baju/noken bercorak bintang kejora dan dokumen TPNPB.

Waterpauw mengimbau untuk tidak lagi mempertahankan tradisi atau kebiasaan kekerasan, alasan tradisi tersebut dilakukan karena dulu belum ada agama, hukum, dan masih memegang aturan hukum rimba.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

9 Remaja Diduga Serang Polisi di Eks MTQ Kendari Ditangkap

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal