Banyak Faksi di Kelompok Separatis Papua, Pemda Diminta Kedepankan Pendekatan Dialogis

Andi Mohammad Ikhbal
Aksi massa di Timika dikawal kepolisian. (Foto: Dok iNews).

JAKARTA, iNews.id - Gerakan separatis di Papua dinilai bukanlah organisasi yang terstruktur rapi, sehingga upaya pengamanan yang dilakukan mestinya tak bersifat militeristik. Pemerintah daerah (pemda) disarankan mengedepankan pendekatan dialogis, bukan militer.

Mantan kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Laksamana Muda (Purn) Soleman Ponto menilai, Organisasi Papua Merdeka (OPM) hanya kelompok kriminal bersenjata yang tak punya struktur pasti.

"Bukan TNI yang diturunkan untuk mengatasi gangguan keamanan di Papua itu. Karena mereka hanya kriminal, harusnya aparat penegak hukum Polri," kata Soleman, Sabtu (30/11/2019).

Menurut dia,konsekuensinya adalah menoambah jumlah anggota Polisi di sana. Selain itu, dia juga menyarankan agar pemerintah mau berdialog dengan sabar, mendengarkan permintaan mereka.

Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Satya Negara Indonesia, Pradono Budi Saputro mengatakan, selain cara kekerasan, kelompok separatis ini juga ada yang berkampanye di luar negeri untuk pendekatan diplomasi.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal