Analisis BMKG Penyebab Gempa Sarmi M6,6, Dipicu Aktivitas Sesar Anjak Mamberamo

Binti Mufarida
BMKG mengungkap gempa M6,6 yang mengguncang Sarmi, Papua, dipicu aktivitas Sesar Anjak Mamberamo dengan mekanisme pergerakan naik. (Foto: BMKG)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi, Papua, pada Kamis (16/10/2025) pukul 12.48 WIB. Hasil analisis menunjukkan sumber gempa berasal dari aktivitas Sesar Anjak Mamberamo.

Gempa ini kemudian diperbarui oleh BMKG menjadi M6,4 setelah dilakukan pemutakhiran data. Episenter gempa terletak di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Sarmi, dengan kedalaman 16 kilometer di bawah permukaan tanah.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa Sarmi termasuk jenis gempa dangkal yang diakibatkan aktivitas sesar aktif di wilayah utara Papua.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Anjak Mamberamo,” ujar Daryono, Kamis (16/10/2025).

Dari hasil mekanisme sumber, gempa memiliki pola pergerakan naik (thrust fault), yang umum terjadi pada zona patahan anjak di kawasan Papua bagian utara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info BMKG Gempa Terkini Guncang Malang, Cek Magnitudo dan Pusatnya

57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,6 Guncang Sarmi Papua, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Nabire Papua Tengah, Terasa Cukup Kuat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,4 Guncang Aceh Selatan

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bone Bolango Gorontalo, Berapa Kekuatan Magnitudonya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal