Amuk Massa di Sorong, Polisi Sebut Dipicu Pengeroyokan Warga Hingga Tewas

Chanry Andrew Suripatty
Asap mengepul dari puing-puing rumah yang dibakar puluhan warga di Jalan Tanjung Seget dan Jalan Pendidikan Km 8, Kota Sorong, siang tadi. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

"Begitu korban Robert Maturbong dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT, kami langsung menerima informasi bahwa sudah ada beberapa rumah warga yang dibakar. Ini aksi spontanitas dari masyarakat atau keluarga korban yang melakukan pengrusakan beberapa rumah warga," kata Ary.

Ary mengaku sudah mengantongi identitas dari para terduga pelaku pengeroyokan yang diduga berjumlah lebih dari dua orang. Saat ini para pelaku dalam pengejaran petugas kepolisian.

"Pihak keluarga korban sudah membuat laporan ke polisi dan laporan tersebut sudah kami tindak lanjuti dengan bergerak mencari para pelaku pengeroyokan," kata AKBP Ary Nyoto Setiawan.

Ary meminta kepada warga untuk tidak melakukan aksi-aksi yang dapat memperkeruh suasana. Dia juga berharap agar masyarakat dapat mempercayakan kasus ini kepada pihak kepolisian.

"Saya minta masyarakat jangan lagi melakukan gerakan-gerakan yang dapat memperkeruh suasana. Percaya kepada kami karena saya sudah perintahkan jajaran untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku pengeroyokan," katanya.

Dia menegaskan, pihak kepolisian berupaya secepatnya mengamankan dan menangkap pelaku. Pihak keluarga juga memberikan waktu kepada polisi 2 x 24 jam agar bisa segera menangkap pelaku.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap, Sempat Melawan Saat Disergap

57 tahun lalu

Mencekam! Bentrok 2 Kelompok Pemuda Pecah di Sorong, 2 Polisi dan Anak 10 Tahun Terluka

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pembakar Mobil Kades Hoho Banjarnegara, Ternyata Mantan Sopir

57 tahun lalu

Penipuan AI Berkedok Video Call Catut Kombes di Sorong, Uang Rp93 Juta Nyaris Raib

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Sorong dan Raja Ampat Panik Berhamburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal