Pihaknya akan menempatkan anggota termasuk Satpol PP selama kegiatan ibadah berlangsung. Sementara di gereja-gereja kecil nanti akan dibantu dengan tim patroli dan Pos Peduli Keamanan (Pos Peka).
"Semua akan kami amankan, tidak saja di gereja-gereja besar, tetapi juga di gereja-gereja kecil, jangan sampai ada yang kecolongan," ujarnya.
Dia mengimbau warga agar selama perayaan Pekan Suci yang dimulai pada Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah hingga Hari Raya Paskah dalam pekan ini, tidak dilakukan kegiatan Jalan Salib dan Pawai Obor.
"Mengingat sampai saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19 maka diharapkan tidak dilakukan kegiatan Jalan Salib dan Pawai Obor," kata AKP Roberth.
Polres Mimika meminta dukungan seluruh warga dari semua komponen umat beragama di wilayah itu untuk membantu menciptakan suasana yang aman, damai dan harmonis menjelang maupun saat umat Kristiani melaksanakan ibadah perayaan Pekan Suci hingga hari raya Paskah.
Salah satu hal yang menjadi perhatian jajaran Polres Mimika, yaitu menekan kasus orang mabuk yang selama ini cukup marak di Kota Timika. Karena itu, polisi akan patroli terus-menerus untuk mencegah jangan sampai ada orang mabuk membuat suasana menjadi tidak aman selama Pekan Suci.
"Tempat-tempat yang biasa menjual minuman beralkohol diharapkan untuk tidak beroperasi, demikian pun dengan tempat hiburan malam. Kami akan razia dan sweeping sehingga suasana menjelang perayaan Paskah di Timika tahun ini benar-benar aman dan damai," ujar AKP Roberth.