5 Flora Khas Papua, Ada yang Langka hingga Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Donald Karouw
Matoa, salah satu flora khas Papua yang buahnya kaya manfaat untuk kesehatan. (Foto: Ist)

3. Buah Merah

Buah merah merupakan tanaman khas Tanah Papua yang sudah ada sejak zaman prasejarah. Buah merah ini menjadi salah satu tanaman favorit untuk makanan masyarakat Papua.

Nama ilmiah yakni Pandanus conoideus dan termasuk famili Pandanaceae. Biasanya, olahan buah merah disajikan saat acara-acara adat.

Manfaat buah merah Papua untuk mengobati berbagai penyakit hingga meningkatkan libido laki-laki. (Foto : Antara)

4. Matoa

Matoa merupakan salah satu flora khas Papua. Pohon matoa tergolong besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dan berdiameter maksimum 100 cm.

Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1.200 mdpl. Pohon ini tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal.

Selain lezat, buah matoa ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Manfaat yang pertama untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena memiliki kandungan zat yang bersifat diuresis.

5. Bunga Rhododendron

Bunga Rhododendron atau banyak yang disebut Azalea, Saliyah, Kadudampit, Turuwara merupakan genus tanaman berbunga yang tumbuh di ketinggian 1.000-4.000 mdpl.

Azalea jenis Rhododendron macgregoriae F Muell merupakan salah satu jenis azalea asli Indonesia terutama banyak ditemui di Papua. Tanaman dengan famili atau suku Ericaceae ini lebih sering dikenal dengan nama Itanamuke di daerah aslinya.

Masyarakat Suku Dani mempercayai Itanamuke mengandung zat antibakterial dan andromedatoxin yang bersifat racun dan menyebabkan muntah, kejang, hingga kematian.

Selain itu Suku Dani dan masyarakat Papua secara luas menggunakan Itanamuke sebagai salah satu obat yang dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit, seperti kudis, gatal, panu dan lain sebagainya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

Gelar Sholawat Kebangsaan, Menag: Indonesia Kuat karena Kerukunan Umat Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal