4 Prajurit Hilang Kontak usai Serangan KKB, Ada Kemungkinan Sembunyi di Hutan

riana rizkia
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat di Lanudal Juanda, Surabaya, Selasa (18/4/2023). (Lukman Hakim).

JAKARTA, iNews.id - Empat prajurit TNIhilang kontak usai penyerangan Kelompok Separatis Terorisme (KST) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Saat ini tim telah dikeluarkan untuk pencarian para personel tersebut.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, setiap tim operasi SAR pilot Susi Air dibekali dengan alat komunikasi. Namun sampai saat ini keempat prajurit belum terkonfirmasi keberadaannya. 

"Jadi lost contact lah istilahnya. Mereka kan dibekali, setiap tim ada komunikasinya. Namun ini belum terkonfirmasi dia di mana," ujar Yudo di Base Ops Lanudal Juanda, Jawa Timur, Selasa (18/4/2023).

Panglima TNI menyebut ada kemungkinan mereka saat ini sedang bersembunyi atau menyelamatkan diri dalam hutan. Sebab masih ada gerombolan KKB yang kemungkinan masih beroperasi.

"Mungkin dalam situasi seperti itu mereka bersembunyi dan sebagainya. Saya nggak tahu, tapi kita akan laksanakan pencarian," katanya. 

"Kita tetap mencari mereka atau mungkin mereka saat menyelamatkan diri tadi ya mungkin masih takut di situ ada KST yang mungkin masih operasi di situ," ucapnya lagi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal