Kedua kapal tersebut merupakan kapal perang jenis landing ship tank (lst) ke-8 dan ke-9 yang dipesan TNI AL di galangan kapal PT Bandar Abadi, Batam yang selanjutnya akan memperkuat dan bergabung dengan satuan kapal amfibi Koarmada III yang mampu membawa prajurit pasukan pendarat, main battle tank (mbt) jenis leopard dan tank bmp-3f serta helikopter.
Kedua kapal tersebut dirancang untuk melaksanakan tugas sesuai fungsi asasi sebagai pengangkut pasukan pendarat lengkap dengan kendaraan amfibi dan peralatan tempurnya untuk didaratkan di pantai yang dikuasai musuh dalam suatu operasi amfibi.
Panglima Koarmada III, Laksmana Muda Irvansyah mengatakan, nama KRI Teluk Wondama-527 diambil dari nama teluk yang terletak di daerah kepala burung Pulau Papua sebagai daerah konservasi Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih (TNLTC).
Sedangkan nama KRI Teluk Weda-526 diambil dari nama sebuah teluk yang terletak di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara yang terkenal akan keindahan taman bawah laut.
“Ada satu hal yang paling membanggakan kita semua bahwa awak KRI Teluk Wondama-527 dan KRI Teluk Weda-526, sebagian bintara dan tamtamanya merupakan lulusan Satdik 3 Kodiklatal yang berada di Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong,” kata Irvansyah.